Meriahnya Pembukaan PJB Pasuruan, Sedot Animo Masyarakat


Moment Pasuruan Djaman Biyen (PJB) yang diadakan Pemerintah kota Pasuruan, di Gelanggang Olahraga (GOR) Untung Suropati, mengisap perhatian warga Kota Pasuruan, Jumat (22/3/2019). Ruang pameran serta UKM dahulu kala ini, memiliki nuansa kuno.

Tidak jauh tidak sama dari beberapa tahun awalnya, PJB kesempatan ini masih mengangkat ide memorabilia tempo dahulu dengan gubuk serta kayu untuk bahan fundamen standnya.

Pembukaan PJB ini langsung dilaksanakan oleh Wakil Walikl Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo. Ikut ada Sekda Kota, Bahrul Ulum serta anggota Forkopimda Kota Pasuruan, menggunakan baju dahulu kala.

Situasi tempo dahulu berasa waktu masuk ruang PJB. Semua stand terlihat dalam memiliki konsep tradisionil, dari mulai baju sampai stan bangunan-bangunan kuno menyengaja ditampilkan.

“Kita masih mengangkat kearifan lokal, untuk menguatkan pembangunan di Kota Pasuruan, sebab untuk pembangunan tidak dapat kita tinggalkan nilai kearifan lokal itu, ” tutur Wakil Wali Kota, Teno.

Serta moment ini mengisap apresiasi warga. Kelihatan beberapa ribu pengunjung memadati ruang PJB. Festival PJB 2019 ini mendatangkan segala hal yang terkait dengan tempo dahulu.

Seperti baju Djaman Biyen, dolanan tradisionil, musik festival djaman biyen, dan Festival jajanan zaman biyen. Moment kesempatan ini tidak sama dari tahun awalnya.

Moment kesempatan ini nuansa tempo dahulu benar-benar kental. Hingga cukup banyak masyarakat yang tiba serta banyak yang menyenangi situasinya.

“Aduh senang sekali suasanya seperti zaman mbah-mbah dahulu. Semua serba bijen. Dapat nostalgia tempo dahulu, dapat nikmati jajanan tradisionil di sini, ” tutur Dewi, salah satunya pengunjung PJB.