Kelompok Belajar Sebaya dan Pembelajar Dewasa


Menemukan bagaimana orang dewasa belajar lebih dari sekadar obsesi akademik para peneliti dan profesor universitas. Sebaliknya, ini adalah upaya penting dalam lingkungan saat ini ketika pembelajaran sangat penting bagi organisasi untuk tetap kompetitif dan berpikiran maju.

Sir Malcolm Knowles, “bapak” pembelajaran orang dewasa, menyarankan 4 prinsip:

  1. Orang dewasa paling tertarik mempelajari mata pelajaran yang memiliki relevansi dan dampak langsung terhadap pekerjaan atau kehidupan pribadi mereka.
  2. Orang dewasa perlu dilibatkan dalam perencanaan dan evaluasi pengajaran mereka.
  3. Pengalaman (termasuk kesalahan) memberikan dasar untuk kegiatan pembelajaran.
  4. Pembelajaran orang dewasa lebih berpusat pada masalah daripada berorientasi pada konten.

Agar efektif, setiap inisiatif pembelajaran dan pelatihan harus memasukkan prinsip-prinsip ini. Kelompok pembelajaran sebaya, sebagaimana dirancang oleh The Peer Learning Institute untuk pengembangan manajemen, didasarkan pada dan memenuhi keempat prinsip ini.

Prinsip # 1: Pembelajaran yang efektif memiliki relevansi dan dampak langsung . Orang dewasa ingin belajar bagaimana menyelesaikan masalah langsung yang mereka miliki dalam pekerjaan mereka. Para manajer yang datang bersama-sama membuat kelompok pembelajaran sejawat mereka di sekitar modul topikal terpilih yang akan memberikan pengetahuan tepat waktu dan pengembangan keterampilan untuk membantu mereka menangani tantangan tempat kerja saat ini dengan lebih baik.

Prinsip # 2: Pembelajaran yang efektif diarahkan sendiri . Orang dewasa suka mengambil tanggung jawab atas keputusan belajar mereka. Kelompok belajar sebaya adalah mandiri. Manajer sendiri mengidentifikasi kebutuhan belajar mereka sebagai akibat dari tantangan di tempat kerja yang telah membuat mereka bingung. Mereka mengarahkan diskusi terstruktur tentang masalah ini. Mereka memilih pengetahuan dan keterampilan yang mereka pilih untuk diadopsi dan digunakan.

Prinsip # 3: Pembelajaran yang efektif dibangun dari pengalaman. Orang dewasa memiliki banyak pengetahuan dari pengalaman. Mereka perlu membagikan apa yang mereka ketahui sehingga mereka dapat membangun pengetahuan itu. Mengingat lingkungan yang tepat, orang dewasa juga dapat belajar dari satu sama lain. Sesi kelompok pembelajaran sejawat pertama dimulai dengan meminta anggota mengidentifikasi rumus, menganalisis, dan mendiskusikan di mana mereka telah salah penanganan atau menghadapi tantangan di tempat kerja dengan buruk. Ini membentuk dasar untuk diskusi selanjutnya tentang akar penyebab masalah dan strategi alternatif untuk menyelesaikannya.

Setelah bereksperimen antara sesi satu dan dua, para manajer merefleksikan pengalaman mereka dan merencanakan bagaimana mereka akan mengubah pendekatan mereka di masa depan untuk mengelola tantangan spesifik yang sedang dipertimbangkan.

Prinsip # 4: Pembelajaran yang efektif berpusat pada masalah. Orang dewasa lebih suka menargetkan topik atau keterampilan tertentu. Kelompok pembelajaran sebaya, sebagaimana dijelaskan di atas, berfokus pada pemecahan masalah aktif melalui: identifikasi dan analisis strategi alternatif di sesi satu; percobaan dengan strategi yang berbeda untuk mengatasi masalah selama waktu antara sesi satu dan dua; dan keputusan refleksi dan penyesuaian perilaku yang terjadi di sesi dua.

Kelompok pembelajaran sebaya yang dibangun berdasarkan prinsip-prinsip pembelajaran orang dewasa ini adalah laboratorium yang sangat baik untuk menyelesaikan masalah dan mencoba teknik baru untuk mengelola tantangan tempat kerja yang kritis.

Singkatnya, jika Anda ingin manajer Anda belajar secara efektif dan berkembang secara profesional, adalah bijaksana untuk menerapkan kelompok pembelajaran sebaya yang mewujudkan empat prinsip pembelajaran orang dewasa seperti yang dianjurkan oleh Sir Malcolm Knowles.